Oleh : Risa Gestiana
MATEMATIKA KELAS VIII SEMESTER 2 : BAB 9 STATISTIKA
1. Membaca diagram
Banyak siswa yang menyukai warna merah = 4
Banyak siswa yang menyukai warna biru = 6
Banyak siswa yang menyukai warna kuning = 4
Banyak siswa yang menyukai warna hijau = 12
Banyak siswa yang menyukai warna ungu = 3
Banyak siswa yang menyukai warna hitam = 1
Jumlah siswa yang menyukai warna merah dan kuning = 4+4 = 8
Selisih siswa yang menyukai warna merah dan hijau = 12-4 = 8
Perbandingan siswa yang menyukai warna merah dan hijau = 4:12 (disederhanakan dgn sama-sama dibagi 4) = (4/4):(12/4) = 1:3
Banyak siswa laki-laki kelas 7A = 14
Banyak siswi perempuan kelas 7B = 16
Banyak siswa laki-laki kelas 7C = 11
Banyak siswi perempuan kelas 7D = 16
Banyak siswa laki-laki kelas 7E = 15
Banyak siswi perempuan kelas 7F = 19
Banyak siswa kelas 7 = 7A + 7B + 7C + 7D + 7E + 7F = 32+31+29+28+33+36 = 189
Jumlah siswa laki-laki kelas 7A dan 7B = 14+15 = 29
Selisih siswi perempuan kelas 7C dan 7D = 18-16 = 2
Perbandingan jumlah siswa kelas 7E dan 7F = 33:36 (disederhanakan dgn sama-sama dibagi 3) = (33/3):(36/3) = 11:12
Diagram Lingkaran
Menghitung diagram lingkaran sudut.
Rumus:
a°/360° x jumlah
Contoh: dari diagram lingkaran dibawah jika jumlah siswa adalah 360 hitunglah masing-masing siswa yang gemar musik, olahraga dan seni!
Gemar musik = a°/360° x jumlah = 150°/360° x 360 = 150 orang
Gemar olahraga = a°/360° x jumlah = 120°/360° x 360 = 120 orang
Gemar seni = a°/360° x jumlah = 90°/360° x 360 = 90 orang
Diagram Lingkaran
Menghitung diagram lingkaran persen.
Rumus:
a%/100% x jumlah
Contoh: dari diagram lingkaran dibawah jika jumlah baju adalah 100 hitunglah masing-masing pcs baju remaja, baju anak dan baju dewasa!
Diketahui: baju anak=100-40-38=22%baju remaja=40%
baju dewasa=38%
Baju anak = a%/100% x jumlah = 22%/100% x 100 = 22 pcs
Baju remaja = a%/100% x jumlah = 40%/100% x 100 = 40 pcs
Baju dewasa = a%/100% x jumlah = 38%/100% x 100 = 38 pcs
2. Ukuran Pemusatan Data
Rata-rata disebut juga mean dengan lambang x (dibaca x bar). Kita bisa menghitung nilai rata-rata atau mean dari data tunggal dan data tunggal berkelompok atau berfrekuensi.
Contoh data tunggal :
Nilai Ujian Matematika kelas VIII-A
5 9 7 8 6 5
6 8 9 5 7 8
7 9 8 6 6 5
8 8 6 5 7 5
7 8 6 5 5 7
5,6,7,8,9 dari data diatas disebut datum atau bisa dibilang kalo datum itu masing-masing angka yang ada pada suatu data. Untuk memperoleh nilai rata-rata kita bisa membagi jumlah semua nilai atau datum-nya dengan banyaknya data.
Kebayang nggak sih gimana ribet dan panjangnya tulisan, kalo misalnya kamu harus ngumpulin nilai dari 200 orang? nggak efisien banget dong. Solusinya kita bisa mengelompokkan data atau nilainya dengan tabel frekuensi atau bisa juga dibilang data tunggal berkelompok. Misalnya :
Nilai | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
Frekuensi | 14 | 25 | 31 | 20 | 10 |
Cara membacanya misal: jumlah siswa yang mendapat nilai 5 ada 14 orang, jumlah siswa yang mendapat nilai 6 ada 25 orang, jumlah siswa yang mendapat nilai 7 ada 31 orang, jumlah siswa yang mendapat nilai 8 ada 20 orang, jumlah siswa yang mendapat nilai 9 ada 10 orang
Untuk rumus data tunggal berkelompok, bisa ditulis seperti ini :
Contoh soal mean:
Berikut adalah data nilai ulangan harian IPA kelas VIII-1. Hitunglah berapa banyak siswa di kelas itu yang nilainya lebih dari rata-rata?

Pembahasan:

Maka, nilai di atas 6,625 adalah 7 sampai 10 sebanyak 12 + 6 + 2 + 1 = 21 siswa.
Nilai tengah atau Median
Median adalah datum yang letaknya di tengah dari suatu data, tapi dengan syarat datanya sudah diurutkan dari yang terkecil sampai terbesar. Nah, pada bahasan median ini kamu bisa perhatikan jumlah data yang ada, misal datanya itu ganjil atau genap.
Pada materi median, tiap rumus ada perbedaannya.

Untuk data berjumlah ganjil kamu bisa langsung ambil angka tengahnya, tapi untuk data berjumlah genap akan ada 2 angka yang ditengah. Jadi supaya kamu bisa peroleh nilai mediannya, harus pakai rumus yang berbeda.
Contoh soal median:
Soal 1
Median dari data: 7, 8, 8, 9, 4, 3, 7, 9, 5, 7, 6, 5, 6
Penyelesaian:
Ingat ! urutkan nilainya dari terkecil sampai terbesar
3, 4, 5, 5, 6, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9, 9 (jumlah data ada 13 maka termasuk data ganjil)

Maka diperoleh hasilnya adalah 6.
Soal 2
Median dari data berikut adalah ...
Pembahasan:
Hitung banyaknya data yang ada
9+10+12+6+2+1 = 40 (termasuk data genap)
maka nilai tengah atau mediannya terletak diantara data ke- 20 dan 21


Jadi diperoleh nilai mediannya yaitu 7.
Nilai yang paling sering muncul atau Modus
Kalau data yang kamu peroleh merupakan data tunggal berkelompok atau data yang dikelompokkan ke dalam tabel maka kamu bisa langsung lihat datum atau nilai dengan frekuensi paling besar.
Contoh soal Modus
Modus dari data berikut adalah :
102, 108, 106, 107, 108
105, 107, 105, 108, 106
106, 106, 107, 102, 105
105, 102, 106, 105, 106
107, 106, 105, 106, 102
105, 107, 107, 106, 105
106, 106, 105, 107, 102
Penyelesaian :
Agar lebih mudah, buat dalam bentuk tabel turus seperti ini:
Lihat dari frekuensi yang paling besar yaitu 11, jadi modus dari data itu adalah 106.
Rataan Gabungan
Contoh soal Rataan gabungan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar