KOLOID
Koloid merupakan campuran dari dua zat atau lebih yang tersebar secara merata dengan ukuran partikel terdispersi antara 1-1000 nm. Sedangkan, sistem koloid adalah bentuk campuran yang keadaanya terletak di antara larutan dan suspensi (campuran kasar) dan memiliki sifat-sifat yang khas.
Berdasarkan pengertian di atas, contoh dari sistem koloid ini yaitu berbagai bahan makanan yang merupakan campuran dua zat (larutan dan suspensi) itu juga termasuk ke dalam sistem koloid. Seperti misalnya, mayones, keju, nasi, dan roti. Contoh di luar bahan makanan? Cat, kosmetik, dan obat-obatan juga termasuk. Bahkan, darah yang ada di dalam tubuh kita itu sistem koloid.
Berdasarkan fasenya, sistem koloid terbagi menjadi dua yaitu fase terdispersi dan fase pendispersi. Berdasarkan kedua fase tersebut, jenis koloid dibagi menjadi 8 golongan:

Berdasarkan perbedaan daya adsorpsinya, sistem koloid dibedakan menjadi dua, yaitu koloid liofil dan koloid liofob.

Dengan Cara Kondensasi
Pada cara ini, partikel-partikel kecil (partikel larutan) bergabung menjadi partikel-partikel yang lebih besar (partikel koloid), yang dapat dilakukan melalui:
1. Reaksi redoks
Contoh: pembuatan sol belerang
2H2S(g) + SO2(aq) → 3S(koloid) + 2H2O(l)
2. Hidrolisis
Contoh: pembuatan sol Fe(OH)3 dengan menambahkan larutan FeCl3 ke dalam air mendidih
FeCl3(aq) + 3H2O(l) → Fe(OH)3(koloid) + 3HCl(aq)
3. Dekomposisi rangkap
Contoh: pembuatan sol AgCl
AgNO3(aq) + HCl(aq) → AgCl(koloid) + HNO3(aq)
4. Penggantian pelarut
Contoh: bila larutan jenuh kalsium asetat dicampur dengan alkohol akan terbentuk suatu koloid berupa gel
Dengan Cara Dispersi
Pada cara ini, partikel-partikel besar (partikel suspensi) dipecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil (partikel koloid), yang dapat dilakukan melalui:
1. Cara mekanik, yaitu butiran-butiran kasar digerus ataupun digiling dengan penggiling koloid hingga tingkat kehalusan tertentu lalu diaduk dalam medium pendispersi. Contoh: sol belerang dapat dibuat dengan menggerus serbuk belerang bersama-sama dengan gula pasir, kemudian serbuk yang sudah halus tersebut dicampur dengan air.
2. Cara peptisasi, yaitu partikel-partikel besar dipecah dengan bantuan zat pemeptisasi (pemecah). Contoh: endapan Al(OH)3 dipeptisasi oleh AlCl3; endapan NiS oleh H2S; dan agar-agar dipeptisasi oleh air.
3. Cara Busur Bredig, cara ini digunakan untuk membuat sol-sol logam seperti Ag, Au, dan Pt. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan dalam medium pendispersi lalu kedua ujung elektroda diberi loncatan listrik.
Contoh Soal & Pembahasan
1. Peristiwa berikut ini :
(1) Pembentukan delta pada muara sungai
(2) Pemurnian gula pasir
(3) Penyembuhan sakit perut oleh norit
(4) Penjernihan air
yang merupakan contoh koagulasi koloid adalah ...
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1 dan 4
d. 2 dan 3
e. 2 dan 4
Jawabannya: C
2. Berikut merupakan cara pembuatan koloid :
- Reaksi redoks
- Busur bredig
- Reaksi hidrolisis
- Peptiasi
- Reaksi pemindahan
- Mekanik
Pembuatan koloid secara dispersi adalah …
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 3, dan 4
c. 2, 3, dan 4
d. 2, 4, dan 6
e. 4, 5, dan 6
Jawabannya: D
3. Proses dialisis yang dilakukan terhadap larutan koloid bertujuan untuk ….
a. Memisahkan partikel-pertikel koloid
b. Mengendapkan partikel-pertikel koloid
c. Mengukur dimensi partikel-pertikel koloid
d. Membuang kelebihan ion-ion elektrolit dari larutan koloid
e. Semuanya benar
Jawabanya: D
4. penyusun sistem koloid asap adalah …
a. gas terdispersinya dalam gas
b. gas terdispersinya dalam padat
c. padat terdispersinya dalam gas
d. padat terdispersinya dalam cair
e. cair terdispersinya dalam gas
Jawabanya: C
5. salah satu perbendaan antara suspense dan koloid adalah …
a. koloid bersifat homogeny, sedangkan suspense bersifat heterogen
b. koloid menghamburkan cahaya, sedangkan suspense meneruskan cahaya
c. koloid stabil, sedangkan suspensi tidak stabil
d. koloid satu fase, sedangkan suspense dua fase
e. koloid transparan , sedangkan suspense keruh
Jawabnya: C
Pembahasan

6. berikut ini adalah peristiwa-peristiwa koagulasi pada partikel koloid, kecuali …
a. Penggumpalan lateks
b. Pengobatan sakit perut
c. Pengendapan debu pada cerobong asap
d. Penjernihan lumpur dari air sungai
e. Pembentukan delta pada muara sungai
Jawabanya : B
7. Pembuatan sol Fe(OH)3 dilakukan dengan cara …
a. Mekanik
b. Peptiasi
c. Kondensasi
d. Hidrolisis
e. Presipitasi
Jawabanya : D
8. Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya disebut …
a. Dialisis
b. Gerak brown
c. Efek tyndall
d. Elektroforesis
e. Koagulasi
Jawabanya: C
9. Koloid dapat menyerap ion pada permukaannya. Sifat ini disebut …
a. Elektroforesis
b. Absorbsi
c. Adsorpsi
d. Dialisis
e. Elektroforesis
Jawabannya: C
10. Koloid yang fase terdispersinya zat padat adalah…
a. Kabut, susu
b. Asap, agar-agar
c. Santan, mayones
d. Embun, tinta
e. Minyak ikan, susu
Jawabannya: B
a. Kabut, busa sabun
b. Awan, asap
c. Debu, busa sabun
d. Asap, tinta
e. Busa sabun, asap
Jawabannya: B
12. Di antara zat berikut yang termasuk aerosol adalah …
a. Kaca berwarna
b. Cat
c. Busa sabun
d. Mutiara
e. Kabut
Jawabannya: E
13. Peristiwa koagulasi dapat ditemukan pada …
a. Pembusukan air susu
b. Pembuatan agar – agar
c. Terjadinya berkas sinar
d. Pembuatan cat
e. Terjadinya delta di muara sungai
Jawabannya: E
14. Pemberian tawas pada air minum dimaksudkan untuk …
a. Mengendapkan partikel-partikel koloid agar air menjadi jernih
b. Membunuh kuman yang berbahaya
c. Menghilangkan bahan – bahan yang menyebabkan pencemaran air
d. Menghilangkan bau tidak sedap
e. Memberikan rasa segar pada air
Jawabannya: A
15. Alat pengendap cottrel yang dipasang pada cerobong asap dan knalpot mobil merupakan pemanfaatan dari proses …
a. Dialysis
b. Peptidase
c. Kondensasi
d. Elektroforesis
e. Busurbredig
Jawabannya: D
16. Contoh pemanfaatan dialysis pada kehidupan sehari-hari adalah…
a. Proses cuci darah
b. Pembuatan susu bubuk
c. Pembuatan lem kanji
d. Pembuatan eskrim
e. Alat pengendapan cottrel
Jawaban: A
17. Jenis koloid yang fase terdispersinya cair dan medium pendispersinya padat adalah …
a. Emulsi padat
b. Busa padat
c. Sol padat
d. Aerosol padat
e. Sol
Jawaban : A
18. Sistem koloid yang medium pendispersinya cair dan fase terdispersinya cair adalah …
a. Susu
d. Kabut
c. Awan
d. Keju
e. Mentega
Jawabannya: A
19. Pada umumnya masyarakat menggunakan tawas untuk menjernihkan air, bak ,air sumur, air pam. Atau jenis air yang lainnya. Prinsip menjernihkan air dengan menggunakan tawas berkaitan dengan sifat koloid yaitu ..
a. Gerak Brown
b. Elktrolisis
c. Efek tyndall
d. Koagulasi
e. Adsorpsi
Jawabannya: D
20. Sebutkan ciri-ciri koloid!
Pembahasan :
Ciri koloid :
- Homogen (secara makrokopis), heterogen (secara mikrokopis)
- Ukuran 1 nm – 100 nm
- Dua fase
- Stabil
- Tidak dapat disaring kecuali dengan penyaring ultra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar